Senin, 20 Oktober 2025, suasana halaman MTsN 2 Tasikmalaya tampak khidmat sejak pagi. Seluruh guru, staf, dan peserta didik mengikuti upacara bendera dengan penuh kedisiplinan. Kegiatan rutin setiap Senin ini menjadi momentum pembiasaan karakter serta penguatan nilai nasionalisme di lingkungan madrasah.
Petugas upacara kali ini adalah kelas IX E yang menampilkan kinerja kompak dan tanggung jawab tinggi. Dari awal hingga akhir, seluruh rangkaian upacara berjalan lancar dan tertib. Pengibaran bendera, pembacaan teks Pancasila, dan doa penutup dilakukan dengan penuh kehormatan.
Sebagai pembina upacara, Hj. Aisah Dwi Yanti H, S.Pd, yang juga wali kelas IX E, memberikan amanat bermakna dengan tema “Tiga Kata Ajaib Kehidupan”. Beliau menyampaikan bahwa tiga kata sederhana — please, thank you, dan sorry — memiliki kekuatan besar dalam membentuk kepribadian yang sopan, santun, dan berakhlak mulia.
Dalam penjelasannya, Hj. Aisah menegaskan bahwa kata please mencerminkan sikap hormat ketika meminta bantuan, thank you menunjukkan rasa syukur atas kebaikan orang lain, dan sorry mengajarkan kerendahan hati untuk mengakui kesalahan. Ketiga kata ini, menurutnya, perlu dibiasakan sejak dini agar tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam diri setiap siswa.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menerapkan nilai-nilai tersebut di lingkungan madrasah, baik dalam interaksi dengan guru maupun sesama teman. Dengan membiasakan komunikasi yang santun, diharapkan tercipta suasana belajar yang harmonis, penuh rasa saling menghargai, dan berlandaskan nilai keislaman.
Pesan moral yang disampaikan Hj. Aisah mendapat sambutan hangat dari seluruh peserta upacara. Banyak siswa yang tampak antusias dan terinspirasi untuk mempraktikkan tiga kata ajaib itu dalam kehidupan sehari-hari. Guru dan tenaga kependidikan pun mengapresiasi amanat tersebut sebagai bentuk pembinaan karakter yang efektif dan menyentuh hati.
Menutup kegiatan upacara, panitia madrasah mengumumkan rencana kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Siswa diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai lomba dan kegiatan bertema kepesantrenan. Pengumuman tersebut disambut meriah oleh para peserta, menambah semangat kebersamaan dan kebanggaan sebagai bagian dari insan madrasah yang mencintai nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.