MTsN 2 Tasikmalaya- Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diikuti oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTsN 2 Tasikmalaya, Hasyim Ridwan, MTsN 2 Tasikmalaya menggelar kegiatan diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sekaligus musyawarah pembentukan Tim KBC Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Senin, 4 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menyampaikan hasil bimtek kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan agar implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dapat dipahami bersama. Diseminasi berlangsung di lingkungan madrasah dengan suasana penuh kebersamaan dan antusiasme dari para peserta yang hadir.
Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pentingnya menghadirkan nilai kasih sayang, kepedulian, penghargaan, dan keteladanan dalam proses pendidikan. Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter dan lingkungan belajar yang nyaman bagi peserta didik.
Materi yang disampaikan dalam diseminasi meliputi kebijakan dasar Kurikulum Berbasis Cinta, implementasi pembelajaran humanis di kelas, penguatan budaya positif madrasah, hingga pentingnya kolaborasi antar guru dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna. Guru diharapkan mampu menjadi pendamping yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing dan memahami kebutuhan siswa.
Selain penyampaian hasil bimtek, kegiatan juga diisi dengan musyawarah pembentukan Tim Kurikulum Berbasis Cinta MTsN 2 Tasikmalaya. Tim tersebut nantinya akan bertugas mengawal implementasi program KBC di madrasah, mulai dari perencanaan kegiatan, penyusunan program pembelajaran, penguatan kokurikuler, hingga evaluasi pelaksanaan program secara berkala.
Diskusi yang berlangsung selama kegiatan berjalan cukup aktif. Beberapa guru menyampaikan pandangan dan pengalaman mengenai pentingnya membangun hubungan yang lebih dekat antara guru dan peserta didik. Suasana diskusi berlangsung hangat dan menunjukkan semangat bersama untuk menghadirkan pendidikan yang lebih ramah dan berkarakter.
Harapannya, seluruh unsur madrasah memiliki visi dan semangat yang sama dalam membangun pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter. Nilai-nilai seperti kepedulian, tanggung jawab, kerja sama, toleransi, dan akhlakul karimah diharapkan dapat tumbuh lebih nyata dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.
Kegiatan diseminasi dan pembentukan tim diharapakn menjadi langkah awal penguatan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di MTsN 2 Tasikmalaya. Dengan kolaborasi seluruh warga madrasah, diharapkan proses pembelajaran ke depan semakin bermakna, humanis, dan mampu menciptakan suasana pendidikan yang lebih hangat, inspiratif, serta mendukung perkembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.