MTsN 2 Tasikmalaya mengawali kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC): Penyusunan Dokumen Kurikulum Madrasah (KURMA) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang diikuti oleh seluruh guru. Kegiatan hari pertama secara resmi dibuka oleh Kepala Madrasah, Drs. H. R. Dadang Iskandar, M.M.Pd., sebagai langkah awal menyusun dokumen kurikulum yang berkualitas dan selaras dengan kebijakan Kementerian Agama.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah menyampaikan bahwa penyusunan Dokumen Kurikulum Madrasah harus menjadi pedoman bersama dalam menghadirkan pembelajaran yang bermutu, berkarakter, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Seluruh guru diharapkan berpartisipasi aktif agar kurikulum yang disusun dapat diimplementasikan secara optimal.
Workshop menghadirkan Dr. Asep Saeful Milah, M.Ag., M.Pd., selaku Pengawas Pembina MTsN 2 Tasikmalaya, sebagai narasumber utama. Beliau memberikan penguatan mengenai arah implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sekaligus strategi penyusunan Dokumen Kurikulum Madrasah yang sesuai dengan regulasi dan kebutuhan satuan pendidikan.
Dalam paparannya, Dr. Asep Saeful Milah menegaskan bahwa pembinaan madrasah harus diawali dengan membaca data secara objektif. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA), hasil Evaluasi Diri Madrasah (EDM), dan Rapor Pendidikan menjadi instrumen utama untuk memetakan kondisi riil madrasah sekaligus menentukan prioritas pembinaan yang harus dilakukan.
Beliau menjelaskan bahwa ketiga indikator tersebut memberikan gambaran mengenai capaian akademik, mutu layanan pendidikan, serta berbagai aspek yang masih memerlukan penguatan. Dengan demikian, setiap program yang disusun tidak hanya berdasarkan asumsi, tetapi berlandaskan data dan kebutuhan nyata madrasah.
Melalui pendekatan berbasis data tersebut, penyusunan Dokumen Kurikulum Madrasah diharapkan mampu menjawab tantangan peningkatan mutu pendidikan secara terarah. Seluruh guru didorong untuk menjadikan hasil analisis TKA, EDM, dan Rapor Pendidikan sebagai dasar dalam merancang program pembelajaran dan pengembangan madrasah.
Kegiatan hari pertama berlangsung dengan antusias dan penuh semangat kolaborasi. Workshop ini diharapkan menghasilkan Dokumen Kurikulum Madrasah Tahun Pelajaran 2026/2027 yang adaptif, berkualitas, dan mampu mendukung terwujudnya budaya belajar yang unggul sesuai semangat Kurikulum Berbasis Cinta di MTsN 2 Tasikmalaya.