Bangun Madrasah Ramah Anak, Hari Ketiga MATAMUDA Kampanyekan Moderasi Beragama dan Anti Bullying

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Jul 2026 21:18 0 2 Zezen Zaini Nurdin

Hari ketiga MATAMUDA, Rabu (15/7/2026), diisi dengan berbagai kegiatan yang berfokus pada penguatan karakter kebangsaan, moderasi beragama, serta pencegahan perundungan di lingkungan madrasah. Seperti hari sebelumnya, kegiatan diawali dengan pembiasaan doa, salat Duha, tilawah Al-Qur’an, dan menyanyikan Mars Madrasah.

Materi pertama membahas wawasan kebangsaan, bela negara, dan moderasi beragama. Peserta diajak memahami pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman serta menumbuhkan sikap toleran, saling menghormati, dan cinta kepada bangsa tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Untuk menciptakan suasana yang lebih komunikatif, panitia menghadirkan sesi story telling mengenai bahaya bullying. Melalui penyampaian yang inspiratif, peserta diberikan pemahaman tentang dampak negatif perundungan serta pentingnya membangun hubungan yang saling menghargai di lingkungan sekolah.

Materi kemudian dilanjutkan dengan konsep Madrasah Sehat, Aman, Nyaman, dan Menyenangkan sebagai upaya mewujudkan lingkungan belajar yang ramah anak. Peserta diajak berperan aktif menjaga kebersihan, keamanan, serta kenyamanan bersama selama berada di madrasah.

Sebagai bentuk implementasi materi, seluruh peserta menyaksikan cinema edukasi, membuat poster anti bullying, kemudian mempresentasikan hasil karya masing-masing di hadapan peserta lain. Aktivitas ini melatih kreativitas sekaligus memperkuat pesan kampanye sekolah bebas perundungan.

Rangkaian hari ketiga ditutup dengan pembacaan ikrar bersama untuk mewujudkan lingkungan MTsN 2 Tasikmalaya yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang. Setelah refleksi kegiatan, salat Zuhur berjamaah, dan doa penutup, peserta meninggalkan lokasi dengan membawa komitmen menjadi generasi madrasah yang berkarakter, toleran, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Zezen Zaini Nurdin

Zezen Zaini Nurdin

Tenaga Pendidik di MTsN 2 Tasikmalaya